Muhasabah Hati - Puisi Yang Tak Bernama

"Ya Allah ya Tuhanku,sesungguhny aku berlindung dengan Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat,hati yang tidak khusyuk,doa yang tidak dimakhbul & amalan yang tidak diterima"


Andaikan diriku bisa
Seperti yang lain
Yang Kau sayang
Yang Kau rindukan
Yang Kau cintai


Aku lemah tanpaMu aku lelah
Aku sungguh tak berdaya
Tolongku
Tolongku
Yaa Allah

Setiap air mataku mengalir
Allah aku lemah dan tak berarti
Setiap derai tangis membasahi
Allah jangan tinggalkan aku lagi


Aku sayang Allah
Aku rindu Allah
Aku Cinta Allah


Ya ALLAH..
TUHAN Semesta Alam,

Sucikanlah HATI kami dari sifat2 munafik..
Jauhkan AMAL perbuatan kami dari perbuatan yg berpura2..
Hindarkanlah LISAN kami dari kata2 dosa..
Dan MATA kami dari tidak jujur..
Sesungguhnya ENGKAU mengetahui pandangan mata yang khianat & apa-apa yg disembunyikan oleh hati.

Ya ALLAH..

hamba mohon kpd MU jiwa yg tenang utk bertemu dgn MU
Menerima pemberian MU & rela dgn ketentuan2 MU
Bersihkanlah HATI kami utk menerima & menyampakan ilmu-MU


Amin Ya Robbal A'lamin..


Sahabatku…

seberat apapun masalahmu
sekelam apapun beban hidupmu
jangan pernah berlari darinya
ataupun bersembunyi
agar kau tak akan bertemu dengannya
agar kau boleh menghindar darinya

Sahabat...

seberapa jauhpun kau berlari
dan sedalam apapun kau bersembunyi
ia pasti akan menemuimu
dalam sebuah lembaran kehidupanmu

Sahabatku...

alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang
persilakan ia masuk dalam bersihnya rumah hatimu
dan menggilapnya dengan lantai nuranimu

hadapi ia dengan senyuman seterang mentari pagi
ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran
ditambah sedikit penganan keteguhan iman


Sahabat...

dengan begitu
sepulangnya ia dari rumahmu
akan kau dapati
dirimu menjadi jiwa yang tegar
dalam semua kekalutan keadaan
dan kau pun akan mampu dan lebih berani
untuk melewati lagi deraan kehidupan

dan yakinlah sahabat...

kau pun akan semakin mampu bertahan
kala badai cubaan itu menghentam

jangan kau menghindar wahai sahabat....

kerana Allah menemanimu

di sepanjang langkah usahamu...


Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi
Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi


ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi
sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala
benderang di hidupku..

Duhai kalbu..
Amat sukar kutafsir nurani yang membisu..
Walau pada haqnya..
amat lancar melontarkan kata-kata..
Dalam kepiluan menerima suratan..
Keredhaan yang utuh dibangunkan…
Tertarah juga dek linangan air mata…
Walau jasadi sedaya upaya memangkas semua itu daripada berpucuk di hati…
Tapi apalah qudrat seorang hamba..
ilmunya tak terjangkau ke sebalik dimensi kehidupan…
Kata hati kadangkala sememangnya amat sukar untuk ditelah..
Sok kuat tiada maknanya seketika..
Hakikat insaniah yang lemah…
Merungkai kebenaran…

Ya Allah yang Maha Kuasa..

Ku tahu…inilah yang terbaik untukku..
Kerna mata kasarku masih belum berupaya untuk menerjah
Natijah disebalik kepayahan..
Rahmat disebalik ujian…
Dan nikmat disebalik musibah..
Kugagahi jua perjalanan ini..
Mengampuhkan benteng keimanan dengan kalamMu alquran..
Ingatan pembasah bibir hanya padamu yang maha mendengar..
Ketentuan dan ketetapan…
Bakal menemukan cahaya yang ingin dicari…
Semoga kasihku dan kasihMu bersimpul erat..
Menjadi wasilah padaMu sang Khaliq..
Keutamaan cinta yang kekal abadi…
Nuhassilu biha birridho…

“Truly in the heart there is a sadness that can not be removed except with the happiness of knowing Allah SWT and being true to Him.

And in it there is an emptiness that can not be filled except with love for Him and by turning to Him and always remembering Him.

And if a person were given all of the world and what is in it, it would not fill this emptiness.”

Pengunjung ke

Followers

Live Traffic

You are from

You are From :
What's my ip address, create your own visitors IP image
get yours here

Anda diperhatikan